Kue Kotoran Sapi Laris Manis di Situs Jual Beli Online India





Kue yang terbuat dari kotoran sapi laris manis di situs jual beli online seperti, eBay, Amazon dan ShopClues. Pembelinya adalah orang India yang tinggal di kota kota. Kue kotoran sapi ini dicampur dengan jerami dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Kue ini dibuat oleh perempuan India di daerah pedesaan. Jangan heran dulu, kue ini bukan untuk dimakan, melainkan digunakan sebagai bahan bakar baik untuk memasak, menghangatkan diri maupun upacara kebakaran.

Sebenarnya kue kotoran sapi ini telah lama tersedia di desa-desa di India. Tapi pengecer online termasuk Amazon dan eBay sekarang menjangkau penduduk negara itu, dan mulai memasarkannya secara online. Beberapa pengecer mengatakan bahwa mereka menawarkan diskon untuk pesanan besar. Beberapa pelanggan bahkan meminta pesananannya agar bungkus kado. �Kue kotoran Sapi telah terdaftar oleh beberapa penjual di platform kami sejak Oktober dan kami telah menerima beberapa pesanan sejak saat itu,� kata Madhavi Kochar, juru bicara Amazon India dikutip dari Abc News.



 Ia mengatakan bahwa, sebagian besar perintah berasal dari kota yang sulit menjangkau kue itu di pedesaan. Radhika Agarwal dari ShopClues, pengecer online utama di India, mengatakan permintaan kue kotoran sapi melonjak selama musim festival Diwali baru-baru ini. Ini merupakan masa di mana umat Hindu melakukan upacara doa di rumah mereka, pabrik dan kantor. Pada hari terakhir, semua kue kotoran sapi habis terjual di situs ShopClues.

Kue tersebut dijual dalam paket yang berisi 2-8 potong dengan berat 200 gram masing-masing. Harga berkisar 100-400 rupee (Rp20.000 � 80.000) per paket. Di India, Hindu telah lama menyembah dan mensucikan sapi. Kue kotoran sapi telah digunakan selama berabad-abad untuk membakar baik untuk memasak atau ritual Hindu. Di pedesaan India, kita bisa menemukan tumpukan kotoran sapi kering di mana-mana.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kue Kotoran Sapi Laris Manis di Situs Jual Beli Online India "

Post a Comment